Badai di Teluk Benggala Bisa Berdampak ke Pesisir Aceh, Nelayan Diminta Tak Melaut

Binti Mufarida
Ilustrasi gelombang tinggi (foto: Pixabay)

Di sisi lain, sebagian besar wilayah Indonesia saat ini lebih dipengaruhi oleh Monsun Australia serta aktivitas fenomena atmosfer tropis lainnya.

“Saat ini, Monsun Australia menguat, membawa massa udara kering sehingga beberapa wilayah mulai memasuki peralihan ke musim kemarau. Namun, fenomena tropis seperti Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, dan Rossby masih aktif dan dapat memicu hujan lokal,” kata Guswanto.

BMKG kembali mengingatkan bahwa wilayah Aceh Barat dan Aceh Utara menjadi daerah yang paling berpotensi terdampak langsung oleh dinamika cuaca dari Teluk Benggala.

“Nelayan diimbau tidak melaut karena gelombang bisa mencapai 4 meter,” katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 5,9 Guncang Tahuna Sulut

57 tahun lalu

BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Pesisir Barat Sumatra, Percepat Peringatan Dini Tsunami

57 tahun lalu

BMKG: 48,9 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncak Juli-September 2026

57 tahun lalu

Bibit Siklon Tropis 96W Terdeteksi, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal