Apa yang Dimaksud dengan Hari Tasyrik? Ini Pengertian dan Amalannya

Syaula Aida Rizqiyah
Apa yang Dimaksud Hari Tasyrik? (freepik)

JAKARTA, iNews.id - Hari Tasyrik adalah istilah untuk tiga hari dalam bulan Zulhijjah berdasarkan kalender Islam, setelah Hari Raya Iduladha. Jika Hari Raya Iduladha yang jatuh pada 10 Zulhijjah dikenal sebagai Hari Nahr, maka tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijjah disebut sebagai Hari Tasyrik.

Apa yang Dimaksud Hari Tasyrik?

Pada tiga hari itu, umat Islam yang menunaikan ibadah haji di Makkah akan melakukan lempar jumrah di Mina. Tasyrik sendiri, menurut bahasa, berarti penghadapan ke arah timur atau arah sinar matahari.

Diketahui, masyarakat di Arab terbiasa menjemur daging hewan kurban di bawah sinar matahari, sebagai teknik pengawetan bahan makanan. Oleh karena itu, hari-hari mendendeng tersebut dikenal pula sebagai Hari Tasyrik.

Pada Hari Tasyrik, masyarakat masih diperkenankan melakukan penyembelihan hewan kurban bila tidak berkesempatan melaksanakannya pada Hari Raya Iduladha. 

Sesuai dengan perkataan Nabi Muhammad SAW, Hari Tasyrik merupakan hari makan dan minum serta mengingat Allah. Hal ini tertuang dalam hadis,

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ASDP Layani 804 Ribu Penumpang Selama Libur Idul Adha 2026, Teramai di Mana?

57 tahun lalu

Pegadaian Salurkan Lebih dari 900 Hewan Kurban pada Iduladha 1447 H

57 tahun lalu

98.231 Kendaraan Kembali ke Jabodetabek usai Libur Panjang Iduladha

57 tahun lalu

Arus Libur Iduladha Tembus 334.745 Kendaraan, Tol Bali hingga Yogya Paling Ramai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal