Apa yang Dimaksud dengan Hari Tasyrik? Ini Pengertian dan Amalannya

Syaula Aida Rizqiyah
Apa yang Dimaksud Hari Tasyrik? (freepik)

JAKARTA, iNews.id - Hari Tasyrik adalah istilah untuk tiga hari dalam bulan Zulhijjah berdasarkan kalender Islam, setelah Hari Raya Iduladha. Jika Hari Raya Iduladha yang jatuh pada 10 Zulhijjah dikenal sebagai Hari Nahr, maka tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijjah disebut sebagai Hari Tasyrik.

Apa yang Dimaksud Hari Tasyrik?

Pada tiga hari itu, umat Islam yang menunaikan ibadah haji di Makkah akan melakukan lempar jumrah di Mina. Tasyrik sendiri, menurut bahasa, berarti penghadapan ke arah timur atau arah sinar matahari.

Diketahui, masyarakat di Arab terbiasa menjemur daging hewan kurban di bawah sinar matahari, sebagai teknik pengawetan bahan makanan. Oleh karena itu, hari-hari mendendeng tersebut dikenal pula sebagai Hari Tasyrik.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Iduladha pada 17 Mei 2026  

Nasional
11 hari lalu

Kurban ke Palestina Kian Diminati Orang Indonesia, Ini Faktanya! 

Bisnis
11 bulan lalu

Pegadaian Salurkan Ratusan Hewan Kurban untuk Masyarakat pada Iduladha 1446 H

Nasional
11 bulan lalu

Libur Iduladha Berakhir, 374.677 Kendaraan Kembali ke Jabotabek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal