Apa itu Kearifan Lokal? Ini Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri dan Contohnya

Satrio Bintang Hutomo
Ilustrasi apa itu kearifan lokal (Freepik)

Apa itu Kearifan Lokal Menurut Ahli?

Menurut Edi Sediawati, kearifan lokal adalah beragamnya pola perilaku sebagai wujud hasil budaya. Kemudian dalam cakupan makna yang lebih luas, kearifan lokal itu terstruktur dalam keseluruhan warisan budaya, baik seni budaya yang tampak maupun yang tidak tampak.

Kearifan lokal merupakan sebuah sistem dalam tatanan kehidupan sosial, politik, budaya, ekonomi, serta lingkungan yang hidup di tengah-tengah masyarakat lokal. Ciri yang melekat dalam kearifan lokal adalah sifatnya yang dinamis, berkelanjutan dan dapat diterima oleh komunitasnya (Thamrin 2013).

Ciri-ciri Kearifan Lokal

Mempunyai kemampuan untuk mengendalikan
Menjadi pertahanan terhadap pengaruh budaya luar
Mempunyai kemampuan mengakomodasi terhadap budaya luar
Mempunyai kemampuan dalam mengarahkan perkembangan budaya
Mempunyai kemampuan memadukan budaya asli dengan budaya luar

Fungsi Kearifan Lokal

Sebagai sarana konservasi dan pelesterian sumber daya alam.
Sebagai sarana mengembangkan kebudayaan serta ilmu pengetahuan
Sebagai petuah, kepercayaan, sastra dan pantangan.
Sebagai sarana integrasi sosial
Sebagai sarana perwujudan etika dan moral

Contoh Kearifan Lokal

Setelah memahami apa itu kearifan lokal, berikut beberapa contoh di penjuru Nusantara yang termasuk dalam kearifan lokal:

  • Hutan Larangan Adat
    Hutan larangan adat berasal dari desa Rumbio Kec. Kampar Prov. Riau. Aturan ini dibuat agar masyarakat sekitar bersama-sama melestarikan hutan di sana. Di dalamnya, terdapat peraturan untuk tidak boleh menebang pohon dan bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi berupa denda seperti beras 100 kg atau berupa uang sebesar Rp6.000.000.
  • Awig-Awig
    Berasal dari Bali. Awig-awig dimaknai sebagai sesuatu yang menjadi baik. Secara harfiah awig-awig memiliki arti suatu ketentuan yang mengatur tata krama pergaulan hidup dalam masyarakat untuk mewujudkan tata kehidupan yang ajeg di masyarakat
  • Cingcowong
    Dari Suku Sunda atau sebagian besar wilayah Jawa Barat. Cingcowong merupakan upacara yang bertujuan untuk meminta hujan. Selain itu, Cingcowong ini berlangsung secara turun temurun oleh masyarakat Luragung sebagai wujud pelestarian budaya
  • Bebie
    Di sekitaran wilayah Muara Enim, Sumatera Selatan. Bebie merupakan adat istiadat yang berkembang di wilayah setempat, dengan kegiatan menanam dan memanen padi secara bersama-sama. Tujuan kerifan lokal ini agar proses memanen padi cepat selesai. Selain itu, bebie diadakan sebagai bentuk perayaan dalam rangka rasa syukur atas suksesnya masa panen.

Nah kira-kira seperti itulah penjelasan mengenai apa itu kearifan lokal. Apakah kalian sudah memahaminya? Selamat belajar!

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hakikat Sosiologi sebagai Dasar-Dasar Ilmu tentang Kehidupan Sosial

57 tahun lalu

25 Contoh Soal PTS Sosiologi Kelas 10 Semester 1 Beserta Jawabannya, Bisa untuk Bahan Belajar di Rumah

57 tahun lalu

Biografi Auguste Comte, Mengenal Sosok Bapak Sosiologi Dunia

57 tahun lalu

Ras Kaukasoid: Asal-usul, Ciri-ciri dan Contoh Sukunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal