Anomali Cuaca di Malang Raya, Hujan Deras dan Angin Kencang Terjadi di Musim Kemarau

Avirista Midaada
Ilustrasi cuaca ekstrem di tengah kemarau landa Malang Raya. (Foto: Ist)

Dia juga menyebut pengaruh fenomena Kelvin, Madden Julian Oscillation (MJO) dan adanya bibit siklon di Laut Cina Selatan. Siklon ini memengaruhi pola angin yang menambah pertumbuhan awan hujan di wilayah Jawa Timur.

Dampak Bibit Siklon dan Prediksi Cuaca BMKG

Bibit siklon yang sempat aktif di wilayah Laut Cina Selatan menjadi pemicu hujan deras di Malang Raya. BMKG memantau pergerakannya yang kini perlahan menjauh.

“Di awal Juni ini masih ada hujan akibat bibit siklon di Laut Cina Selatan yang mempengaruhi pola angin di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya, ya sehingga meningkatkan pertumbuhan awan hujan,” ujar Linda.

Menurutnya, suhu muka laut yang menghangat akibat gerak semu matahari menyebabkan tekanan rendah, memicu pembentukan awan hujan. Namun kondisi ini diperkirakan akan segera reda.

Meski cuaca ekstrem masih terjadi di sebagian wilayah Malang, BMKG memperkirakan kondisi akan membaik pada akhir Juni. Bibit siklon tropis diprediksi tak lagi berdampak signifikan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Masih Turun meski Seharusnya Masuk Musim Kemarau, Imbas Kemarau Basah?

57 tahun lalu

Musim Kemarau 2025 Datang Lebih Lambat, Ini Penjelasan BMKG

57 tahun lalu

Transisi Menuju Kemarau, BMKG: Waspada Potensi Hujan pada 6-12 Mei 2025

57 tahun lalu

Indonesia Masuk Musim Kemarau, BMKG Ungkap Wilayah Terpanas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal