Angka Kematian Kanker di Indonesia Tinggi 59 Persen, Fasilitas dan Jumlah Dokter Jadi Sorotan

Niko Prayoga
Tercatat, terdapat 408.661 kasus kanker di Indonesia dengan jumlah kematian mencapai 242.099 atau sekitar 59,24 persen. (Foto: Niko Prayoga)

Kondisi ini membuat akses pengobatan kanker menjadi tidak merata. Pemerintah dan pihak swasta pun terus berupaya menambah fasilitas layanan guna menekan angka kematian.

Upaya menekan tingginya angka kematian akibat kanker di Indonesia terus dilakukan. Salah satunya melalui kolaborasi internasional yang digagas MRCCC Siloam Semanggi.

MRCCC Siloam Semanggi menggandeng The University of Texas MD Anderson Cancer Center, pusat kanker terkemuka dunia. Kerja sama ini difokuskan untuk meningkatkan standar layanan kanker di Tanah Air.

Kolaborasi tersebut memberikan panduan strategis dan klinis, khususnya dalam penanganan kanker payudara dan paru. Kedua jenis kanker ini mencatat sekitar 104.000 kasus gabungan setiap tahunnya.

Program ini juga menekankan pendekatan Multidisciplinary Team (MDT). Melalui metode ini, pasien akan mendapatkan rencana perawatan yang lebih personal dan terintegrasi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mitos atau Fakta Semprotkan Parfum di Leher Sebabkan Gangguan Tiroid dan Kanker, Begini Kata Dokter

57 tahun lalu

Banyak Pasien Kanker Tak Nafsu Makan Setelah Didiagnosis, Ini Dampaknya

57 tahun lalu

Omega-3 Ternyata Penting untuk Pasien Kanker, Manfaatnya Luar Biasa!

57 tahun lalu

Nutrisi yang Tepat Bisa Tingkatkan Survival Pasien Kanker, Ini Kata Dokter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal