Andi Mallarangeng: Moeldoko Jual Nama Nasdem dan PKB untuk Maju Pilpres 2024

Riezky Maulana
Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Andi Mallarangeng. (Foto Sindonews).

JAKARTA, iNews.id -  Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai DemokratAndi Mallarangeng menyebut Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menjual nama Partai NasDem dan PKB di Pilpres 2024. Mantan Panglima TNI itu dikabarkan telah didukung kedua partai menjadi Capres. 

Menurutnya, Moeldoko hanya mencatut kedua partai tersebut agar para kader Demokrat yang ditemuinya mendukung langkah Moeldoko menjadi Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat.

"Ini cuma jual-jual nama. Jual nama NasDem dan nama PKB. Bagaimanapun sekarang ini masih terlalu dini untuk partai manapun menentukan siapa calon presiden dan wakil presidennya, atau mau mendukung siapalah, karenakan masih empat tahun lagi," ungkapnya dalam sebuah diskusi virtual, Sabtu (6/2/2021). 

Dia menuturkan, tak hanya partai saja yang namanya diklaim oleh Moeldoko mendukungnya, tetapi juga beberapa nama menteri di Kabinet Indonesia Maju. Andi pun mengapresiasi langkah dari Menkumham Yasonna Laoly dan Menko Polhukam Mahfud MD yang segera mengklarifikasi dugaan keterlibatan mereka dalam isu kudeta.

"Saya percaya itu jual-jual saja. Tetapi kan bagus kalau kemudian yang disebutkan namanya itu memberikan klarifikasi. Seperti ya Pak Mahfud, saya apresiasi. Menko Polhukam langsung klarifikasi enggak ada saya, enggak pernah ikut-ikutan. Menkumham kan juga begitu," ujarnya.

Diketahui,  Andi Mallarangeng menyebut Moeldoko mendapatkan restu dari "Pak Lurah" untuk maju sebagai capres 2024. Selain itu, disebut-sebut Nasdem dan PKB juga mendukung Moeldoko di 2024.

Hal ini diungkapkan Andi Mallarangeng berdasarkan informasi yang dikumpulkan Partai Demokrat terkait upaya kudeta kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). "Untuk 2024 katanya didukung PKB dan didukung Nasdem, tinggal Demokrat, begitu katanya,” kata Andi.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY: Oposisi Harus Konstruktif dan Beri Solusi, Tak Boleh Pecah Belah Bangsa

57 tahun lalu

Demokrat Jakarta Tindak Lanjuti Instruksi AHY, Salurkan 2.000 Paket Daging Kurban

57 tahun lalu

Partai Demokrat Kurbankan 63 Ekor Sapi, Ada Milik SBY hingga AHY

57 tahun lalu

Partai Demokrat AS Tak Percaya Konflik Iran Sudah Selesai: Kita Diseret ke Perang Panjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal