Amien Rais: Istilah New Normal Salah Arah, Sesungguhnya Ada Pengelabuan

Riezky Maulana
Politikus senior Amien Rais. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

Lantas, Amien pun mengingatkan pemerintah, agar jangan sampai penerapan new normal memiliki dampak buruk pada kehidupan masyarakat, terkhusus dalam bidang ekonomi.

"Kalau pengangguran meluas itu new normal, kerusuhan desa dan kota new normal, nambah utang juga new normal dan lantas semakin hancur negara kita itu new normal. Nah, itu yang saya kira kebablasan," imbuhnya.

Meski begitu, Amien mengaku paham yang dimaksudkan pemerintah dalam menerapkan new normal ketika kondisi pandemi seperti saat ini. Itu artinya pemerintah bertujuan mengubah sedikit mekanisme kerja beberapa hal di saat masa darurat kesehatan seperti sekarang ini.

"Kalau di negara kita sendiri, saya paham. Khususnya para petinggi ingin new normal, ketika virus mereda yaitu pengawai negeri tetap pakai makser, jaga jarak, ada waktunya di rumah dan ada waktunya di kantor," katanya.

Tak lupa Amien mengajak masyarakat Indonesia untuk menjadi bangsa yang cerdas. Dia juga mengajak pemimpin di Indonesia untuk meningkatkan kecerdasan di tengah masa-masa sulit seperti ini.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
2 hari lalu

Prabowo Ungkap Berhasil Selesaikan 110 Masalah dalam 18 Bulan: Bukan Prestasi Kecil 

12 hari lalu

Prabowo: Indonesia Tak Mungkin Makmur kalau Korupsi Masih Merajalela

13 hari lalu

Prabowo Sebut Banyak yang Tak Suka Pemerintah: Kampanyekan Indonesia Chaos di Medsos

1 bulan lalu

DPR Dorong Pemerintah Evaluasi Harga BBM Nonsubsidi usai Minyak Dunia Anjlok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal