Ambronicus Tersangka Kasus Rasisme,  Hanura Sebut Tak Ada Niat

Riezky Maulana
Ambroncius Nababan (Foto: Okezone/Puteranegara Batubara)

JAKARTA, iNews.id - Politisi Partai Hanura Ambroncius Nababan telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan tindakan rasis terhadap mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai. Atas hal tersebut, Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir angkat bicara.

Inas menuturkan, sampai dengan saat ini dirinya belum menemukan unsur rasis yang dialamatkan terhadap rekannya. Menurutnya, tak ada satu pun kata atau kalimat yang ditulis Ambrocius merujuk kepada perilaku rasisme.

"Saya belum mendapatkan jawaban yang jelas rasisnya dmana. Karena Ambroncius mendapatkan foto itu bukan buatan dia, dia mendapatkan di medsos lantas dia menampilkan. Tidak ada kata-kata yang menghina salah satu ras ataupun suku," ucapnya dalam sebuah diskusi virtual, Minggu (31/1/2021). 

Ambroncius, kata Inas hanya melecehkan Pigai, karena wajahnya disandingkan dengan foto hewan gorila. Menurutnya, tindakan seperti itu tidak tepat jika disebut sebagai tindakan rasisme.

"Dia hanya melecehkan Pigai yang disandingkan dengan salah satu mahkluk Tuhan. Misalnya membandingkan ras ini adalah ini, itu jelas, ini hanya membandingkan muka Pigai dengan gorila, apakah itu rasis?" ucapnya.

Dia menjabarkan, tindakan yang diterima oleh Pigai merupakan hukum kausalitas akibat beberapa perilakunya yang kontroversi. Selain itu, dia menyarankan kepada pigak kepolisian agar turut memanggil Pigai.

"Yang penting adalah apa yang dialami oleh Pigai adalah akibat yang disebabkan oleh argumen dan opininya sendiri yang memancing opini dari lawan politiknya. Seharusnya polisi juga berani memanggil Pigai untuk dimintai klarifikasi terkait argumen-argumennya yang diduga melanggar peraturan dan perundang-perundangan," tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Menteri HAM Natalius Pigai: 20 Orang Tewas dalam Sebulan di Papua

Nasional
18 hari lalu

Menteri Pigai Desak Amien Rais Minta Maaf buntut Hoaks di Medsos: Tidak Bermartabat!

Nasional
19 hari lalu

Pigai Sebut Pernyataan Amien Rais Bukan Kebebasan Berpendapat, Berpotensi Langgar HAM

Nasional
29 hari lalu

Fakta Baru 15 Warga Tewas di Puncak Papua Tengah, Ini Temuan Komnas HAM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal