Aktivis Sebut Film Pesta Babi Gambarkan Peminggiran Masyarakat Adat

Ari Sandita Murti
Aktivis Perempuan dan Kemanusiaan, Musdah Mulia dalam program Rakyat Bersuara, Selasa (19/5/2026). (Foto: tangkapan layar)

Dia menerangkan, persoalan di Papua itu sangat menarik lantaran Papua merupakan sebuah wilayah yang secara geopolitik itu sangat seksi, itu problemnya. 

Karena itu, ke depan perlu diulas bagaimana upaya untuk mendorong pemerintah agar mengubah paradigma pembangunan.

"Karena semua kerusakan-kerusakan alam yang terjadi atas dasar pembangunan, kadang saya bertanya pembangunan itu untuk siapa. Karena kalau saya lihat Freeport saja yang sudah puluhan tahun disana itu tidak mengubah apa-apa terhadap orang Papua asli," katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ketum Gerakan Cinta Prabowo: Film Pesta Babi Provokatif, Tidak Berimbang!

57 tahun lalu

Eks Kapuspen TNI Sebut Ternate Mayoritas Muslim: Pembubaran Nobar Pesta Babi demi Keamanan

57 tahun lalu

Ray Rangkuti: Film Pesta Babi Gambarkan Persoalan di Banyak Wilayah Indonesia

57 tahun lalu

Komite Eksekutif Otsus soal Film Pesta Babi: Kritik untuk Pembangunan Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal