“Alhamdulillah bisa kembali, saya sudah pasrah sebelumnya. Terima kasih kepada Pak Polisi yang telah menemukan dan mengembalikannya,” kata Dhea.
Aksi cepat dan kejelian aparat dalam memeriksa kendaraan saat razia patut diapresiasi. Keberhasilan ini juga menjadi pesan kepada masyarakat agar tetap mencatat nomor mesin dan rangka kendaraan mereka.
Kisah motor mahasiswi Banyuwangi yang hilang 2 tahun lalu dan akhirnya ditemukan di Bangkalan menjadi inspirasi banyak orang. Penemuan ini menunjukkan pentingnya pelaporan resmi serta kerja sigap aparat kepolisian. Dhea pun akhirnya bisa kembali mengendarai motor kesayangannya berkat kerja keras petugas di lapangan.