Airlangga Ungkap Rencana RI Impor Minyak dari AS dan Venezuela

Anggie Ariesta
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: Tangkapan Layar)

Diversifikasi sumber pasokan ini diharapkan dapat meredam risiko gangguan distribusi jika konflik di wilayah Timur Tengah memburuk.

Airlangga menekankan, pemerintah telah belajar dari krisis energi akibat perang Rusia-Ukraina untuk menghadapi ketidakpastian saat ini. Meski kenaikan harga komoditas global berpotensi menambah penerimaan negara, fokus utama pemerintah adalah menjaga stabilitas harga di tingkat masyarakat melalui subsidi.

"Di satu sisi itu yang terkait dengan subsidi kita jaga dan pemerintah kemarin sudah siapkan bahwa subsidi ya kita akan lanjutkan. Dan APBN itu sebagai buffer untuk meredam fluktuasi harga. Tapi di lain pihak tentu ada kenaikan tambahan penerimaan kalau (harga) komoditas itu naik," tuturnya.

Di tengah situasi yang masih sulit diprediksi atau too early to call, Airlangga mengingatkan bahwa daya tahan ekonomi (resiliensi) menjadi kunci utama bagi kepercayaan investor. Ketidakpastian global cenderung membuat pelaku usaha lebih berhati-hati dalam melakukan ekspansi.

“Inilah yang harus kita dorong karena the new war juga membuat semua investasi akan melihat kembali, dan juga akan menahan karena dalam situasi seperti ini tentu daya tahan, resiliensi itu yang paling utama termasuk juga di sektor ekonomi,” ucap Airlangga.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
19 jam lalu

Tutup Selat Hormuz, Iran: AS Rakus Minyak!

Video
1 hari lalu

Selat Hormuz Ditutup Imbas Perang, RI Alihkan Impor Minyak ke AS

Internasional
2 hari lalu

Nekat Lintasi Selat Hormuz, 10 Kapal Tanker Minyak Dihantam Rudal Iran termasuk Milik AS

Internasional
2 hari lalu

Iran Bantah Serang Fasilitas Minyak Saudi dan Kedubes Asing, Sebut Operasi 'Bendera Palsu' Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal