Agum Gumelar Harap Partai Politik Edukasi Pemilih Agar Tak Ada Polarisasi

Carlos Roy Fajarta
Agum Gumelar saat memberikan pengarahan dalam pembukaan Musda IKAL Lemhanas (iNews.id)

"Terjadi polarisasi di masyarakat, baik itu di TNI Polri, bahkan di IKAL Lemhanas antara 01 dan 02. Tapi kita bersyukur itu semua sudah kita lalui. Kita bersyukur sudah melewati masa sulit seperti sekarang ini," kata dia.

Kader IKAL disebutkan Agum Gumelar harus bisa merajut persatuan. 

"Tugas berikutnya adalah mengawal perjalanan bangsa kepada cita-cita nasional. Mengawal pemerintahan terpilih dalam pesta demokrasi Pilpres 2019. Kita mengawal kepemimpinan pak Jokowi sampai selesai di 2024," ucap Agum Gumelar.

Lemhanas disebutkan Agum penuh dengan para pemikir andal dalam mengawal pemerintahan. 

"Saat ini kita sudah memasuki 2023, dan tahun depan 2024 ada pesta demokrasi. Kita tidak ingin di 2024 terjadi seperti 2019. Kalau polarisasi wajar terjadi karena kandidat nya ada lebih dari satu Paslon. Yang tidak wajar kalau salah satu kandidat hasilnya hanya 0 persen," kata Agum Gumelar.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif

57 tahun lalu

Komisi II DPR Dorong Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Antisipasi Penyalahgunaan Suara

57 tahun lalu

KPU Kaji Pakai E-Voting untuk Pemilu 2029 di Luar Negeri, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Perindo Konsolidasikan Kekuatan di Jawa Barat, Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal