Abu Bakar Ba'asyir Bebas, Ini Dua Indikasi Teror Indonesia Berkurang

Djibril Muhammad
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, mengunjungi Ustaz Abu Bakar Ba'asyir di LP Gunungsindur, Bogor, Jawa Barat, Jumat (18/1/2019). (Foto-foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) ustaz Abu Bakar Ba'asyir bebas dalam satu hingga tiga hari ini. Pembebasan yang diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu dinilai akan memengaruhi aksi teror di Indonesia.

"Ya, akan berkurang," kata pengamat teroris Al Chaidar saat berbincang dengan iNews.id, Sabtu (19/1/2019).

Setidaknya ada dua indikasi aksi teror di Indonesia berkurang. Pertama, pengaruh Ba'asyir memudar setelah meninggalkan ISIS. Keluarnya Ba'asyir dari ISIS ternyata berpengaruh sangat besar terhadap aksi teror di Indonesia.

"Karena tidak ada lagi afiliasinya dengan ISIS, maka kelompok ISIS tidak lagi bisa menjadikan ustaz Abu bakar Ba'asyir sebagai rujukan," ujar Al Chaidar.

Indikasi kedua, dia menjelaskan, vonis hukuman mati ustaz Aman Abdurrahman. Buntutnya, tidak ada lagi fatwa-fatwa yang keluar dari mulut Aman.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
20 jam lalu

Kubu Rismon Sianipar Bantah Sebut JK Danai Isu Ijazah Jokowi: Itu Hoaks AI

Buletin
5 hari lalu

Dubes Iran Temui Jokowi, Bahas Perdamaian dan Sampaikan Duka Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Nasional
5 hari lalu

Rismon Sianipar Selangkah Lagi Dapat SP3, Seluruh Pihak Sepakat Damai

Nasional
5 hari lalu

Dubes Iran Boroujerdi Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal