Abdul Talaohu Tantang Ade Armando: Tunjukkan Siapa yang Potong Video Ceramah JK

Rizky Agustian
Pengacara JK, Abdul Haji Talaohu. (Foto: iNews)

"Karena di situ nanti akan kelihatan niat jahat," kata Abdul.

Sebelumnya, Ade Armando menegaskan tidak pernah menyebut JK menistakan agama. "Saya tidak pernah menuduh Pak JK menistakan agama," kata Ade dalam program yang sama.

Ade menceritakan, dia memiliki podcast yang membahas sejumlah isu termasuk mengenai ceramah JK. Salah satu yang disoroti adalah ucapan JK terkait 'mati syahid'.

Dia menegaskan, dirinya tak pernah menganggap JK menistakan agama tetapi menilai ada masalah dalam ceramah tersebut karena menganggap orang Kristen syahid jika membunuh atau dibunuh pemeluk agama lain.

"Saya tidak mengatakan Pak JK itu menistakan agama, saya bilang kalimat itu bermasalah," kata Ade.

"Dan itu dibenarkan oleh salah seorang peserta podcast kami, seorang beragama Kristen, dia juga heran dengan pendapat Pak Jusuf Kalla, karena dalam pengetahuan dia, di dalam Kristen itu membunuh saja adalah sesuatu yang terlarang," imbuhnya.

Ade menjelaskan, pemeluk agama Islam juga tidak berarti mati syahid jika melawan agama lain. Menurutnya, pemeluk Islam baru dikatakan syahid jika yang dilawan adalah orang kafir yang memusuhi dan menyerang Islam.

"Itulah penjelasan kami di podcast tersebut. Tidak sekalipun saya mengatakan Pak JK itu menistakan agama, tidak pernah" katanya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Ade Armando: Saya Tak Tuduh JK Menista Agama, tapi Kalimatnya Bermasalah

Nasional
2 hari lalu

Pengacara: Pak JK Yakin Ijazah Jokowi Asli, Makanya Sarankan Diperlihatkan Saja

Nasional
2 hari lalu

KAHMI Minta Polemik Ceramah JK Tak Diperpanjang, Tegaskan Tak Ada Hasutan!

Nasional
4 hari lalu

Silaturahmi dengan JK, Ephorus HKBP: Tak Ada Penistaan Agama Kristen di Ceramah Beliau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal