4. Empat Tema, Enam Segmen
Debat cawapres mengangkat empat tema yakni pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, serta sosial dan budaya. Debat terbagi dalam enam segmen. Hampir sama dengan sebelumnya, debat juga diawali dengan paparan visi misi masing-masing kandidat, kemudian menjawab pertanyaan panelis, saling tanya dan jawab antara kandidat, dan pernyataan penutup. Debat kali ini dipandu dua moderator yakni Alfito Deannova dan Putri Ayuningtyas.
5. Ma’ruf Tegaskan Visi Indonesia Maju
Membuka debat, Ma’ruf Amin menegaskan visi-misi Jokowi-Ma’ruf yakni Indonesia Maju. Dia mengaskan bahwa pemerintahan Jokowi-JK telah melaksanakan pondasi yang baik. Menjadi tugas Jokowi-Ma’ruf untuk melanjutkan. Dia memastikan program JKN akan dilanjutkan.
6. Sandi Olahraga 22 Menit Per Hari dan Hapus UN
Di sisi lain Sandi mengatakan, Prabowo-Sandi melihat masa depan Indonesia cerah jika Indonesia fokus untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat. Menurutnya, masyarakat menginginkan lapangan kerja yang terbuka, anak-anak muda menginginkan peluang usaha, dan kaum emak-emak menginginkan harga-harga bahan pokok yang terjangkau. Di bidang kesehatan, dia juga akan menggalakkan program 22 menit berolahraga tiap hari. Di bidang pendidikan, dia juga memastikan Prabowo-Sandi akan menghapus Ujian Nasional (UN).
7. Kenalkan Istilah DUDI dan 10 Years Challenge
Cawapres Ma’ruf Amin menjanjikan pembentukan Badan Riset Nasional untuk mengkoordinasikan semua dana riset untuk memajukan bidang pendidikan. Merespons kritik Sandi, dia memastikan badan baru itu tidak akan menambah lembaga, melainkan sebagai bentuk efisiensi.
"Kita juga memang merencanakan untuk mengikutsertakan semua pihak terutama pemerintah, akademisi dan DUDI," kata dia. DUDI yang dimaksud ternyata Dunia Usaha dan Dunia Industri. Dia juga menyebutkan bahwa program itu untuk persiapan 10 Years Challenge.
8. Ma'ruf Tiga Kartu Sakti, Sandi e-KTP
Debat cawapres digunakan Ma'ruf Amin untuk mengenalkan tiga kartu yang jadi andalan Jokowi-Ma'ruf yaitu KIP Kuliah, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Prakerja. Tiga kartu ini dinilai solusi di bidang pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan.
Seolah tak mau kalah, Sandi menyebut, membangun Indonesia hanya perlu satu kartu. Sandi lantas mengeluarkan kartu e-KTP dalam dalam dompetnya. ""Ini supercanggih, sudah memiliki chip teknologi di dalamnya. Revolusi Industri 4.0 memudahkan dengan big data," katanya.
9. Bertebaran Bahasa Arab
Debat cawapres sarat dengan penggunaan Bahasa Arab. Cawapres Ma’ruf Amin menggunakan istilah bahasa asing itu sejak dari paparan visi misi hingga kalimat penutup. Sebagai contoh dia meminta anak-anak Indonesia tidak takut untuk sekolah. “Kepada anak-anakku semua saya nyatakan jangan takut bermimpi. La tahzan, La takhaf. Jangan takut dan jangan bersedih," katanya.
Hal sama dilakukan Sandi di closing statement yang menutupnya dengan doa. ”Hasbunallah Wanikmal Wakil nikmal Maula wanikman Nasir lahaula walaquwwata illabillahil Nasrun minallah wa fathun qarib.”