Namun, kata Wiku, meskipun kasus Omicron dianggap tidak akan banyak memerlukan perawatan intensif, tetapi jika kasus naik tinggi terus menerus akan membebani sistem kesehatan secara nasional akibat permintaan pelayanan di rumah sakit ikut meningkat.
“Terlebih pula tingginya penularan dapat menempatkan populasi rentan dalam situasi yang lebih berisiko,” papar Wiku.
5. Varian Omicron dapat menular pada orang yang pernah terinfeksi sebelumnya. Sebab, diprediksi dapat menghindari kekebalan yang telah terbentuk akibat varian lainnya.
Dalam rilisnya, WHO menyebutkan fenomena ini telah teramati dari hasil studi di Afrika Selatan, Denmark, Israel, dan Inggris.
“Karenanya, bagi yang pernah terinfeksi tidak boleh abai protokol kesehatan dan harus tetap divaksin sesuai prosedur yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan,” tegas Wiku.