Pitirim A. Sorokin
Stratifikasi sosial merupakan pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas yang disusun secara hierarki atau bertingkat.
Dari penjelasan di atas, kita bisa melihat beberapa contoh stratifikasi sosial dalam kehidupan sehari-hari, yakni sebagai berikut
Dasar pembentuk stratifikasi sosial diukur melalui keberadaan hal yang lebih dihargai oleh masyarakat dan diukur secara kumulatif, berikut penjelasannya.
Hal pertama yang terpikirkan ketika kita mendengar kata ini, yaitu jumlah pendapatan seseorang. Jika orang tersebut memiliki pendapatan yang besar, maka harta benda yang dimiliki juga semakin banyak.
Banyaknya jumlah kekayaan yang dimiliki seseorang, mampu memberikannya peluang untuk menduduki strata tertinggi atas pengakuan masyarakat. Berbeda dengan orang berpendapatan rendah, umumnya akan menempati strata sebagai masyarakat bawah.