7 Rumah Adat Jawa Barat dan Karakteristiknya Lengkap, Apa Saja?

Antik Dalu Shinta
Ilustrasi rumah adat Jawa Barat Kajang (screenshot Kemdikbud)

Julukan ini berasal dari atap rumah adat yang menyerupai perahu terbalik. Arsitektur dari rumah Perahu Kumureb cukup rumit karena ada empat bagian utama yang dibagi ke dua area, yaitu sisi depan dan area belakang.

Di area depan, rumah ini dibuat dengan bentuk trapesium, sementara di belakang berbentuk segitiga sama sisi. Biasanya rumah adat Jawa Barat jenis Imah Parahu Kumureb ini banyak ditemui di daerah Kampung Adat Kuta dan Ciamis.

Kelemahan dari desain perahu terbalik pada rumah ini merugikan penduduk karena mudah bocor saat musim hujan. Oleh sebab itu, beberapa penduduk sudah enggan memakai rumah jenis ini. Proses pembuatan rumah ini cukup sulit dan membutuhkan ketelitian serta keterampilan lebih. 

  • Rumah Adat Kasepuhan Cirebon 

Rumah adat Jawa Barat keenam adalah Kasepuhan Cirebon. Rumah adat ini paling populer menurut literatur tradisional daerah Jawa Barat.

Rumah ini pertama kali dibuat oleh Pangeran Cakrabuana pada tahun 1529. Ia adalah putra dari Prabu Siliwangi. Karena dibuat oleh seorang pangeran, maka tak heran jika rumah ini sangat mewah dan berbeda dengan rumah adat lainnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 hari lalu

Anak Tak Lolos SPMB, Orang Tua Protes Gembok Pagar SMPN 6 Tambun Utara Bekasi

8 hari lalu

Wagub Jabar Erwan Sebut LGBT Kian Marak, Termasuk di Kalangan ASN

9 hari lalu

Wakil Ketua DPR Respons Wacana Perubahan Nama Jawa Barat: Fokus Kerja Membangun Daerah

10 hari lalu

Dede Yusuf Tak Setuju Nama Jabar Diganti Tatar Sunda: Belum Perlu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal