Koda: Kisah ini mengajarkan kita tentang pentingnya bersikap baik hati dan tidak manja.
Abstraksi: Alkisah, baginda raja bercerita tentang kisahnya yang membuangkan diri bersama permaisurinya.
Orientasi: Raja itu pergi karena kalah dalam perang. Raja itu menemukan tempat yang besar kerajaan di luar negeri tempat ia tinggal.
Komplikasi: Raja negeri yang disinggahi oleh baginda raja kala itu telah wafat. Raja itu tidak memiliki seorang anak dan kerabat. Negeri ini telah hampa karena tidak ada raja yang memimpin. Semua menteri, prajurit istana, dan orang-orang penting di negeri itu mengadakan pertemuan untuk bermusyawarah menentukan siapa pengganti raja. Semua orang terdiam tanpa ada yang mengawali pembicaraan. Mereka bingung untuk memutuskan siapa yang pantas untuk menggantikan raja.
Evaluasi: Akhirnya seorang menteri yang paling tua berkata, “Saya ingat perkataan raja seperti ini, jika negeri ini tidak ada rajanya, maka lepaskanlah gajah yang sakti itu. Barang siapa yang ditemui oleh gajah itu, maka itulah raja baru, yang bisa membuat negeri ini sentosa”.