68 Makam Pahlawan Tanpa Nama di Cianjur, Saksi Kekejaman Penjajah terhadap Pribumi

Faieq Hidayat
Komandan Korem 061/SK, Brigjen TNI Achmad Fauzi meninjau 68 makam pahlawan tanpa nama di Puncak Bungah, Takokak, Cianjur. (Foto dok TNI AD).

JAKARTA, iNews.id - Komandan Korem 061/SK, Brigjen TNI Achmad Fauzi meminta sebanyak 68 makam pahlawan tanpa nama di Puncak Bungah, Takokak, Cianjur harus dijaga. Mereka merupakan saksi kekejaman penjajah terhadap warga pribumi yang ikut membela tanah air.

Jenderal Bintang Satu ini mencoba mengingat sejarah kelam yang disampaikan oleh saksi peristiwa kejadian tahun 1946-1949 usai kekalahan Jepang pada Sekutu.

“Itu merupakan sejarah yang hampir tidak diketahui oleh orang, padahal itu salah satu sejarah kemerdekaan bangsa ini. Saya sebagai salah satu generasi penerus sangat ironis mendengar kisah kelam itu. Bagaimana perjuangan rakyat Indonesia khususnya di wilayah Takokak itu sangatlah besar dalam menjaga tanah air di wilayah Cianjur Selatan dari para tentara penjajah,” ujar Danrem dalam keterangan tertulis Dispenad, yang dikutip Jumat (8/10/2021).

Danrem mengulas sejarah bahwa Tentara NICA yang dibonceng oleh pasukan Sekutu datang kembali ke Nusantara usai Jepang menyerah tanpa syarat pada 15 Agustus 1945, berusaha menguasai kembali Nusantara termasuk Cianjur Selatan. Aksi keji NICA terhadap rakyat Indonesia dimulai setelah pada tanggal 17 Januari 1948 Perjanjian Renville disepakati.

“Kekejian para tentara Belanda pun terjadi pada rakyat sipil, dan keenam puluh delapan warga sipil yang menjadi korban kebiadaban tentara NICA tersebut adalah warga luar Takokak, mereka dibawa dengan truk-truk militer dari Penjara Van Delden Gunung Puyuh Sukabumi. Dan di Takokak itulah nyawa mereka dihabisi,” jelasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
9 hari lalu

Jenazah Rachmat Gobel Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata

2 bulan lalu

Prabowo Pidato di DPR: Bangsa Indonesia Pernah Ditempatkan di Bawah Anjing oleh Penjajah

4 bulan lalu

Kemensos Alihkan Pengelolaan Taman Makam Pahlawan ke Kemhan 

4 bulan lalu

Kronologi Meninggalnya Dokter di Cianjur usai Tertular Campak saat Bertugas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal