6 Laskar FPI Tewas Tertembak, IPW Desak Bentuk Tim Pencari Fakta

Muhammad Fida Ul Haq
Tampak belakang mobil Laskar FPI (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Polisi menembak kelompok yang diduga pendukung Habib Rizieq Shihab di Jalan Tol Jakarta Cikampek. Mereka dari Laskar Khusus Front Pembela Islam (FPI) yang bertugas mengawal Habib Rizieq. 

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyebut kasus tersebut mencedarai hukum Indonesia. Dia mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertindak tegas dengan membuat tim pencari fakta.

Tim pencari fakta, menurut Neta, akan bekerja untuk menulusuri kasus yang sesungguhnya. Dia berharap semua pihak mengawasi.

"Apakah benar bahwa Laskar FPI itu membawa senjata dan menembak polisi? Agar kasus ini terang benderang anggota Polri yg terlibat perlu diamankan terlebih dahulu untuk dilakukan pemeriksaan," kata Neta dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/12/2020).

Klaim polisi juga diragukan, menurut Neta, seharusnya polisi tahu jika Laskar FPI punya senjata api. "Pertama, jika benar FPI mempunyai laskar khusus yang bersenjata, kenapa Baintelkam tidak tahu dan tidak melakukan deteksi dan antisipasi dini serta tidak melakukan operasi persuasif untuk melumpuhkannya," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IPW: Hanya Jokowi yang Berhak Melaporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik terkait Ijazah

57 tahun lalu

Habib Rizieq Tuding ‘Jenderal Baliho’ jadi Pembisik Prabowo, Dudung: Ulama Itu Meneduhkan

57 tahun lalu

Dasco dan Prasetyo Hadi Bertemu Habib Rizieq di Petamburan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Jokowi Setuju UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama, IPW: Dia Bukan Siapa-siapa lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal