Namun merespons hal itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan bahwa foto tersebut merupakan hasil artificial intelligence (AI).
“Itu AI,” kata Roby, dikutip Minggu (15/3/2026).
Roby menilai, keberadaan foto tersebut justru mempersulit identifikasi ciri-ciri para pelaku.
Polisi menduga pelaku berjumlah lebih dari dua orang. Pihaknya pun berkomitmen mengungkap siapa sosok pelaku.
“Tidak menutup kemungkinan pelaku lebih dari 2 orang,” kata Roby.