5 Fakta Suharso Monoarfa yang Dicopot dari Ketum PPP, Nomor 4 Menangis saat Gantikan Romahurmuziy

Faieq Hidayat
Suharso Monoarfa saat menjabat Ketua Umum DPP PPP. (Foto: MPI/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Suharso Monoarfa resmi diberhentikan Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari jabatannya sebagai Ketua Umum PPP. Keputusan itu diambil dalam forum musyawarah majelis syariah, majelis kehormatan dan majelis pertimbangan. 

Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan PPP Usman M Tokan menjelaskan, musyawarah dilakukan atas dasar menindaklanjuti surat desakan mundur terhadap Suharso Monoarfa yang tidak direspons tertanggal 22 Agustus 2022 dan 24 Agustus 2022.

Suharso Monoarfa sebelumnya terpilih menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPP PPP pada 16 Maret 2019. Keputusan ini diambil lewat Rapat Pengurus Harian yang dihadiri berbagai unsur majelis-majelis PPP. 

Berikut 5 Fakta tentang Suharso Monoarfa yang dirangkum iNews.id:

1. Jadi Sorotan karena Sebut Kerap Diminta Memberi Amplop Berisi Uang untuk Para Kiai

Sebelum dicopot dari jabatannya sebagai Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa menjadi sorotan karena menyebutkan dirinya kerap diminta memberi amplop berisi uang untuk para kiai. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
10 bulan lalu

Kubu Agus Suparmatno bakal Gugat SK Menkum Kepengurusan PPP Mardiono

12 bulan lalu

Jelang Muktamar, Mahkamah PPP Batalkan Muswilub di 4 Wilayah

2 tahun lalu

Sandiaga Uno, Taj Yasin hingga Dudung Jadi Kandidat Calon Ketua Umum PPP

2 tahun lalu

Kepala Bappenas soal Pemindahan ASN ke IKN: Mulai Oktober atau November

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal