"Nah karena F terburu-buru lantaran anaknya sakit dan berada di dalam mobil, ia menjadi khilaf, emosi dan langsung menganiaya korban," ujar Agung, Minggu (21/9/2025).
Akibat penganiayaan yang dilakukan oknum prajurit TNI di Pontianak, pengemudi ojol mengalami luka lebam hingga patah tulang.
Letda FA pun mengungkapkan bahwa sikapnya memukul ojek online merupakan kekhilafan dan meminta maaf.
"Sebelumnya saya menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya karena atas kekhilafan saya," ungkap FA.
Ia juga memastikan akan bertanggung jawab atas kondisi korban. Ia juga berjanji akan mengikuti proses hukum.