1/R total = 1/R₁ + 1/R₂ + 1/R₃
= ½ + 1/1 + ½
= 4/2
R total = ½ ohm
Kuat arus totalnya adalah:
V = I total x R total
I total = V/R total
= 12/(½)
= 24 ampere
Kuat arus pada resistor 1 ampere adalah
= V/R₂ = 12/1 = 12 ampere
3. Seutas kawat dengan panjang 8 m, luas penampang 0,5 m² serta hambatan jenis 2,5 Ωm. Jika kawat dialiri arus listrik hingga ujung-ujungnya mempunyai beda potensial 8 volt, maka kuat arus listrik yang melalui penghantar tersebut adalah …
Pembahasan contoh soal hukum ohm:
Diketahui:
L = 8 m
A = 0,5 m²
p = 2,5 Ωm
Hitung terlebih dahulu nilai hambatan (R) dengan rumus di bawah ini.
R = p . L/A
R = 2,5 Ωm . 8m/0,5m² = 40 Ω
Dengan menggunakan hukum ohm diperoleh arus sebagai berikut:
V = I . R
I = V/R
I = V/R
I = 8 V/40 Ω
= 0,2 A
4. Sebuah kawat tembaga memiliki luas penampang 2 mm². Jika panjang penghantar 2.000 dan hambatan jenisnya 0,02 Ω meter. Berapa nilai hambatan kawatnya?
Pembahasan:
A = 2 x 10⁻⁶ m²
L = 2.000 m
p = 0,02 Ω m
R = p . L/A
R = 0,02 Ωm x 2000 m/2 x 10⁻⁶m²
= 2 x 10⁷ Ω