5 Berita Terpopuler: Komentar Pelatih Timnas Curacao hingga Pahlawan Revolusi yang Tewas saat G30S PKI

Tim Litbang MPI
Mirsya Anandari Utami
Selebrasi Pratama Arhan usai menjebol gawang musuh. (Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

3. Video Viral Inul Daratista beri Wejangan kepada Rizky Billar tentang KDRT

Kisah KDRT dalam rumah tangga Rizky Billar dan Lesti Kejora tengah menjadi pembicaraan hangat akhir-akhir ini. 

Berita tersebut dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi. Kasus kekerasan tersebut dilaporkan Lesti pada Rabu (28/9/2022) malam. 

Berkaitan dengan kasus tersebut, video lawas Inul Daratista pun kembali ramai di media sosial. Video tersebut memperlihatkan Inul yang memberi wejangan kepada Billar untuk menjaga Lesti dengan baik. Inul juga memberi peringatan untuk tidak menyakiti Lesti, terlebih lagi memukulnya.

4. Penganiayaan Brutal Siswa SMP di Sumedang

Aksi perundungan siswa SMP di Sumedang viral di media sosial. Korban yang masih berstatus pelajar SMP mengalami pengeroyokan oleh teman-teman sebayanya. 

Dalam video yang beredar, terlihat korban yang masih berseragam sekolah dikeroyok beramai-ramai oleh para remaja yang juga masih menggunakan seragam sekolah. 

Diketahui, korban dan pelaku adalah siswa dari salah satu SMP Negeri di Sumedang. Di lahan kosong yang ditumbuhi banyak pohon bambu tersebut, korban disiksa dengan dipukul dan diinjak berkali-kali. Bahkan, pelaku juga hampir menabrak korban dengan sepeda motornya.

5. Tujuh Pahlawan Revolusi yang Tewas saat G30S PKI

G30S PKI menjadi sejarah kelam yang tak terlupakan oleh Bangsa Indonesia. Peristiwa berdarah tersebut menewaskan enam jenderal dan satu perwira pertama TNI AD. 

Korban pertama yang terbunuh pada saat G30S PKI adalah Ahmad Yani. Dia adalah petinggi Angkatan Darat yang lahir di Jenar, Purworejo, Jawa Tengah pada 19 Juni 1922. Dia diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tahun 1962. 

Korban kedua adalah Letjen (Anumerta) Suprapto yang menolak pembentukan Angkatan Kelima  yang diusungkan oleh PKI. Selanjutnya ada S. Parman yang merupakan seorang Mayjen dengan pangkat Letnan Jenderal (Letjen). Korban berikutnya yaitu M.T. Haryono. Usai meninggal, dia diberi gelar anumerta Letnan Jenderal. 

Korban kelima adalah D.I. Pandjaitan yang merupakan Asisten IV Menteri/Panglima Angkatan Darat. Sama seperti M.T. Haryono, D.I. Pandjaitan diberi kenaikan gelar menjadi Mayor Jenderal (Mayjen). Korban keenam ialah Sutoyo Siswomiharjo yang bertugas sebagai Inspektur Kehakiman/Oditur Jenderal Angkatan Darat. 

Sebelum meninggal, pangkatnya adalah Brigjen, sebelum diberi gelar Mayjen setelah meninggal. Korban terakhir dari peristiwa G30S PKI adalah Pierre Tendean yang merupakan Perwira Pertama Angkatan Darat. Demi menyelamatkan atasannya, Pierre Tendean mengaku sebagai A.H. Nasution yang membuatnya terbunuh pada G30S PKI. Atas jasanya, dia diberi gelar anumerta Kapten.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
Soccer
24 hari lalu

Akurasi 100 Persen, Pratama Arhan Bersinar di Kemenangan Bangkok United

Soccer
2 bulan lalu

Ayah Pratama Arhan Meninggal, Bangkok United Kirim Ungkapan Haru di Liga Thailand

Soccer
2 bulan lalu

Timnas Indonesia Berduka! Pemain hingga Indra Sjafri Kirim Doa untuk Almarhum Ayah Pratama Arhan

Seleb
2 bulan lalu

Azizah Salsha Melayat ke Rumah Duka Ayah Pratama Arhan di Blora, Ini Fotonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal