Artinya: "Barang siapa yang hendak menginginkan dunia, maka hendaklah ia menguasai ilmu. Barangsiapa menginginkan akhirat hendaklah ia menguasai ilmu, dan barangsiapa yang menginginkan keduanya (dunia dan akhirat) hendaklah ia menguasai ilmu," (HR Ahmad).
Memberi sedekah dan berbagi rezeki kepada sesama jadi salah satu bentuk amalan yang bisa dilakukan pada peringatan Maulid Nabi. Sedekah jadi ungkapan rasa syukur kita sebagai umat Muslim atas rezeki yang diberikan oleh Allah Subhanahu Wata'ala.
Dalam Al-Qur'an Surat Al Baqarah ayat 254 Allah SWT berfirman:
ـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُا اَنْفِقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰكُمْ مِّنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَ يَوْمٌ لَّا بَيْعٌ فِيْهِ وَلَا خُلَّةٌ وَّلَا شَفَا عَةٌ ۗ وَا لْكٰفِرُوْنَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari ketika tidak ada lagi jual beli, tidak ada lagi persahabatan, dan tidak ada lagi syafaat. Orang-orang kafir itulah orang yang zalim." (QS Al Baqarah 2 ayat 254).
Itulah ulasan mengenai amalan Maulid Nabi Muhammad. Semoga bermanfaat!