Kemudian, di tahun 2016 ia juga diberi kesempatan mengikuti short course di Korea Selatan. Terakhir pada tahun 2019 ia dikirim Kemendikbud untuk mengikuti short course di Australia.
Adi Utarini adalah seorang pengajar dan peneliti asal Indonesia. Ia merupakan peneliti dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia menjadi salah satu pengajar Indonesia yang memiliki prestasi di kancah internasional.
Terbukti, pada Desember 2020 lalu, Adi Utarini meraih penghargaan 10 peneliti paling berpengaruh di dunia oleh jurnal ilmiah Nature. Hal itu berkat penelitiannya yang membahas pengurangan demam berdarah dengue melalui intervensi nyamuk dengan wolbachia di Yogyakarta.
Ada juga sosok dari Padang, Sumatera Barat bernama Fitra Murni. Ia menjadi guru dengan beberapa prestasi internasional, yakni Outstanding English Teacher of the Year dan Outstanding Teacher for Innovation in Teaching pada ‘Global Education and Awards 2021’ di India.
Selain itu, ia juga pernah mendapat Satya Lencana dari Presiden RI pada tahun 2015, guru Australia-Indonesia Bridge School Partnership Program 2018, dan Asia Education Foundation 2018. Prestasi lainnya adalah pada tahun 2019 ia tercatat sebagai penulis terbaik di kota Padang Panjang dan mendapat Prestiged Teacher dari FKP Palanta, juga Outstanding Senior Secondary Teacher Award dari ‘International Education Summit Award Thailand’.