JAKARTA, iNews.id – Nama Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin masuk dalam daftar kandidat terkuat Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) versi Health Policy Watch. Apa alasannya?
Di tengah tantangan besar yang dihadapi WHO, ada sejumlah faktor yang membuat Menkes Budi dinilai layak diperhitungkan. Salah satunya kemampuan dia di bidang tata kelola keuangan yang sudah terbukti berhasil di Indonesia.
Menurut Health Policy Watch, berikut empat alasan Menkes Budi difavoritkan menjadi bos WHO. Simak pembahasan selengkapnya hanya di artikel ini.
1. Kuat di Tata Kelola dan Keuangan
WHO saat ini menghadapi tekanan fiskal serius, termasuk isu defisit anggaran dan tuntutan transparansi pendanaan. Latar belakang Menkes Budi sebagai mantan bankir dan pimpinan sejumlah perusahaan besar dinilai menjadi nilai tambah.
Kemampuan manajerial dan ketelitian finansial dianggap penting untuk memperbaiki tata kelola serta memastikan keberlanjutan pendanaan organisasi global tersebut.
2. Pengalaman Reformasi Sistem Kesehatan Besar
Meski bukan berlatar belakang pendidikan medis, rekam jejak dia sebagai Menteri Kesehatan Indonesia menjadi sorotan. Pascapandemi Covid-19, dia mendorong reformasi sistem kesehatan berskala nasional.
Transformasi yang dilakukan mencakup pembenahan layanan primer, perubahan regulasi pendidikan kedokteran, hingga restrukturisasi sistem pembiayaan kesehatan. Langkah-langkah itu dinilai menunjukkan kapasitas kepemimpinan dalam situasi krisis dan perubahan besar.