A. Mengumpulkan data tambahan tentang keluarga yang masih kesulitan dan menyesuaikan program untuk lebih memenuhi kebutuhan mereka.
B. Mengabaikan kasus-kasus kesulitan tambahan dan fokus pada penurunan angka kemiskinan secara umum.
C. Mengganti program bantuan sosial dengan program baru tanpa evaluasi lebih lanjut.
D. Membandingkan dengan program bantuan sosial di negara lain untuk menilai efektivitasnya.
E. Menyusun laporan berdasarkan angka kemiskinan yang menurun tanpa mempertimbangkan kasus kesulitan finansial.