Jika ingin perjalanan dengan pemandangan lebih variatif, jalur via Malang bisa jadi pilihan. Dari Jakarta masuk tol Trans Jawa, lanjut ke Malang sebagai kota transit. Dari Malang, perjalanan diteruskan ke Tumpang – Gubugklakah – Ngadas – Jemplang sebelum tiba di kawasan Bromo.
- Lama perjalanan: Jakarta – Malang sekitar 10 jam, lalu dari Malang ke Bromo 2–3 jam.
- Kelebihan: Bisa sekalian wisata kuliner dan city tour di Malang sebelum lanjut ke Bromo. Pemandangan alam pegunungan juga lebih segar.
- Kekurangan: Medan jalan dari Malang menuju Jemplang cukup menantang karena berliku dan menanjak.
Rute ketiga melewati Pasuruan, kemudian lanjut ke Tosari dan masuk melalui Wonokitri. Jalur ini sering dipilih wisatawan yang ingin suasana perjalanan lebih tenang karena tidak seramai Cemoro Lawang.
- Lama perjalanan: Sedikit lebih panjang dibanding jalur Probolinggo, namun masih relatif nyaman.
- Kelebihan: Jalannya lebih sepi, cocok untuk perjalanan keluarga.
- Kekurangan: Medannya cukup ekstrem dengan banyak tikungan tajam dan jurang di beberapa titik, jadi pengemudi harus ekstra hati-hati.
- Cek kondisi mobil sebelum berangkat, terutama rem, ban, dan mesin.
- Berangkat malam atau dini hari agar bisa sampai menjelang sunrise.
- Bermalam di kota transit (Malang/Probolinggo) jika ingin perjalanan lebih santai.
- Gunakan Jeep lokal untuk masuk kawasan inti Bromo karena mobil pribadi tidak diperbolehkan masuk hingga kawah.
- Bawa jaket tebal karena suhu di Bromo bisa turun hingga 5–10 derajat celsius.
Itulah tiga rute ke Bromo dengan mobil pribadi dari Jakarta yang bisa Anda pilih. Jalur Probolinggo cocok untuk akses cepat, jalur Malang pas untuk yang ingin menikmati kota wisata sebelum ke Bromo, sedangkan jalur Wonokitri memberikan pengalaman perjalanan yang lebih tenang.
Dengan persiapan matang, perjalanan darat dari Jakarta ke Bromo akan menjadi liburan yang aman dan berkesan.