JAKARTA, iNews.id - Khotbah malam tahun baru 2025 biasa dibaca untuk merenungi perjalanan yang telah dilewati selama satu tahun lalu. Berikut contoh khotbah untuk umat kristiani.
Kita baru saja memasuki tahun baru 2022, serta meninggalkan 2021, Tahun Integritas (The Year of Integrity), Tuhan menekankan agar kita hidup berintegritas, artinya semakin menyerupai teladan Yesus Kristus.
Bagaimana keadaan tahun 2022, akankah lebih baik ataukah sebaliknya ? Kita harus berpegang pada firman sesuai Ratapan 3 : 22 & 23, "Tak berkesudahan kasih setia Tuhan, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu !" Percayalah, kasih setia Tuhan selalu baru setiap hari, minggu, bulan, bahkan tahun. Ratapan 3 : 24 berkata, "'Tuhan adalah bagianku,' kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya." Karena kita selalu berharap kepada-Nya, maka kita dapat berkata, tahun 2022 akan lebih baik dibanding 2021.
Apa yang Terjadi Kalau Kita Berharap Kepada-Nya ?
• Sesuai Yesaya 40 : 30 - 31, orang yang berharap pada Tuhan akan mendapat kekuatan baru, melebihi kekuatan orang-orang muda. Mereka umpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya. Mereka berlari dan tidak menjadi lesu, berjalan dan tidak menjadi lelah.
• Sesuai Mazmur 37 : 23 - 24, "Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya." Orang yang hidup berkenan pada Tuhan adalah orang yang berharap kepada-Nya. Bagi orang seperti itu, Ia akan menetapkan langkah-langkahnya; dan apabila terjatuh, tidak sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya. Sebagai orang yang berkenan pada Tuhan, bisa saja kita jatuh dalam berbagai macam kegagalan ataupun permasalahan, namun tak sampai tergeletak sebab Ia menopang tangan kita.