Komdigi mencatat kerusakan BTS semula berjumlah 1.310 titik pada 25 November, kemudian meningkat menjadi lebih dari 2.400 titik pada 28 November. Upaya gabungan pemerintah dan operator telah menghidupkan kembali 707 BTS, namun gangguan listrik lanjutan kembali menambah jumlah site yang terdampak.
“Per hari ini masih ada sejumlah tantangan; insya Allah dengan kerja bersama kita bisa melakukan percepatan-percepatan,” ucap Meutya.
Rakor di Medan menjadi momentum konsolidasi untuk memastikan jaringan telekomunikasi di wilayah bencana dapat dipulihkan secepat mungkin.