2 Sosok Presiden Indonesia yang Terlupakan, Sjafruddin Prawiranegara dan Mr Assaat

Luthfi Fahmi Amali Umar
Sjafruddin Prawiranegara, sosok yang dianggap presiden terlupakan (dok. Wikipedia)

Menghadapi situasi genting saat itu, Mr. Assaat diamanatkan menjadi Pelaksana Tugas Presiden Republik Indonesia. Periode pemerintahan sementara ini adalah saat-saat penting dalam sejarah transisi negara, ketika Indonesia berubah dari Republik Indonesia Serikat (RIS) menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Saat menjadi Pelaksana Tugas Presiden RI, Mr. Assaat menandatangani beberapa kebijakan penting, termasuk pendirian Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta.

Setelah masa tugasnya sebagai Pelaksana Tugas Presiden berakhir, Mr. Assaat tetap terlibat dalam politik Indonesia. Ia menjadi anggota parlemen (DPR) dan menjabat Menteri Dalam Negeri dalam Kabinet Natsir dari September 1950 hingga Maret 1951. Setelah Kabinet Natsir bubar, dia kembali menjadi anggota parlemen dan terus berperan dalam politik nasional.

Dua tokoh penting ini, Sjafruddin Prawiranegara dan Mr. Assaat adalah presiden Indonesia yang terlupakan dalam berbagai perbincangan. Padahal, kisah hidup dan riwayat mereka memiliki dampak besar dalam pembentukan dan perkembangan Indonesia sebagai negara berdaulat.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sudah Sembuh, Jokowi Bersiap Safari Daerah Hadiri Undangan Warga

57 tahun lalu

Viral! Momen Jokowi Ikut Yoga di Depan Rumah Solo

57 tahun lalu

Prabowo Sebut Banyak Belajar Ajaran Sukarno: Bung Karno Bukan Milik Satu Partai

57 tahun lalu

Begini Respons Jokowi soal Restorative Justice Roy Suryo hingga Dokter Tifa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal