Terpisah, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, saat ini pemerintah masih berupaya berkomunikasi agar kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) bisa melalui Selat Hormuz.
Setidaknya ada dua kapal milik Pertamina yang saat ini belum dapat melewati Selat Hormuz, yakni kapal VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro. Keduanya mengangkut minyak dan gas untuk pemenuhan kebutuhan energi di dalam negeri.
"Kita lagi sedang berkomunikasi terus ya," ujar Bahlil di Jakarta, dikutip Sabtu (11/4/2026).