Selama proses pembangunan, prajurit TNI bergotong royong bersama warga setempat. Mereka bahu-membahu mengangkut materiel jembatan seperti pelat baja bergelombang (armco) serta memasangnya secara bersama-sama.
Selain itu, TNI dan warga juga bersinergi dalam mengatur arus lalu lintas saat jembatan mulai difungsikan.
Adapun berdasarkan data TNI, jembatan armco di Alue Sentang memiliki ukuran 1,5 x 5 meter. Ukuran yang sama juga diterapkan pada Jembatan Alue Gadeng.