12 Fakta Reuni 212, Prabowo Diistimewakan dan Jokowi Batal Diundang

Ilma De Sabrini
Aditya Pratama
Peserta reuni 212 sudah mulai berdatangan ke Monas, Sabtu (1/12/2018). (Foto: iNews.id/Ilma)

"Anda bisa cek di rekening kami. Alhamdulillah. Tidak ada parpol satu pun yang memberikan sumbangan kepada kami," kata Ma'arif.

Dia mengungkapkan dana tersebut bersumber dari urunan masyarakat yang ikhlas untuk membantu terselenggaranya acara tersebut. Nantinya, uang yang sudah terkumpul akan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan logistik peserta Reuni 212.

"Alhamdulillah ikhlas biaya sendiri. Pasti setiap event punya budget. Paling besar di bagian logistik. Itu semua dananya dari umat semua," imbuhnya.

2. Sumpah Jauh dari Kepentingan Politik

Ketua Umum GNPF-U (Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama), Yusuf Muhammad Martak menepis isu tersebut dengan bersumpah. Dia bersumpah acara Reuni 212 tidak ditunggangi kepentingan politik mana pun.

"Saya jawab demi Allah saya bersedia disumpah. Demi Allah wallahi. Saya bersedia (disumpah). Tidak punya agenda politik sama sekali di dalam pengadaan acara ini," ujar Martak saat menghadiri acara diskusi Polemik MNC Trijaya Network dengan tajuk 'Seberapa Greget Reuni 212' di D' Consulate Resto & Lounge, Jakarta Pusat, Sabtu (1/12/2018).

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Didit Prabowo Sowan ke Jokowi di Solo, Mensesneg Ungkap Tujuannya

57 tahun lalu

Istana Ungkap Prabowo WFH Hari Ini: H-nya Bisa Diganti Hambalang

57 tahun lalu

John Herdman Bertemu Prabowo di Hambalang, Proyek Besar Timnas Indonesia Dimulai

57 tahun lalu

Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Polda Metro Tegaskan Berkas Perkara Lengkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal