Warga yang Terseret Arus Banjir di Puncak Bogor Ditemukan Tewas

Putra Ramadhani Astyawan
Petugas menggotong jenazah Asep Mulyana (dok. istimewa)

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam mengungkapkan, awalnya hujan deras mengguyur kawasan Puncak.

"Pada saat hujan turun, aliran Kali Ciliwung meluap setinggi mata kaki, tidak lama meluap setinggi lutut dengan arus yang deras," kata Adam, Senin (3/3/2025)

Warga pun panik dan berusaha menyelamatkan diri dengan menyeberangi arus banjir. Namun, salah satu warga yakni Yuyun sempat terlepas dan terbawa arus banjir.

Suami Yuyun yakni Asep Mulyana kemudian melompat untuk menolong istrinya. Yuyun berhasil terselamatkan dan dapat menepi. Nahas, suaminya justru terus terbawa arus dan menghilang.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pramono Lanjutkan Normalisasi Sungai: Banjir Masih Ada, tapi Tak Separah yang Lalu

57 tahun lalu

Progres Pembangunan Bendungan Bulango Ulu Tembus 94,99 Persen, Siap Sediakan Air Baku hingga Irigasi

57 tahun lalu

Kritik Penangkapan Roy Suryo, Pengacara: Seperti Penculikan Jenderal di Film G30S/PKI

57 tahun lalu

Jokowi bakal Hadir di Sidang Roy Suryo dan Tifa, Kuasa Hukum Yakin Bisa Jawab Semua Tuduhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal