Warga Pluit Jakut Minta Pemerintah Buatkan Tanggul untuk Cegah Banjir Rob

Danandaya Arya Putra
Banjir di Jalan Pengolahan Hasil Perikanan Tradisional, Pluit, Jakarta Utara (foto: iNews.id/Danandaya)

Biasanya, kata Kurdi, banjir rob mulai melanda kawasan tersebut pada menjelang akhir tahun atau sekitar bulan November-Desember. Terbaru, banjir rob kembali menggenangi wilayah tersebut sekitar 1,5 meter pada Minggu (15/12/2024) pagi.

“Ketinggian pagi itu kurang lebih sekitar 1,5 meter, tinggi banget se-dada (orang dewasa) ,” ucapnya.

Meski air yang menggenang di kawasan tersebut cukup tinggi, sebagian besar warga terdampak tidak sampai mengungsi. Mayoritas warga memilih menyelamatkan diri ke lantai dua rumah mereka.

“Sebetulnya saat ini nggak ada yang mengungsi, soalnya rata-rata kalau di pinggiran itu ya biarpun gubuk, reo-reot, pasti dua lantai,” ucap Kurdi.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Megapolitan
11 hari lalu

Normalisasi Kali Ciliwung, Pramono Beberkan Rencana Bangun Tanggul Sepanjang 33,69 Km 

Megapolitan
20 hari lalu

Pramono Sebut Proyek Giant Sea Wall Jakarta Dimulai September 2026

Megapolitan
20 hari lalu

Tanggul Sungai Citarum Jebol, Ribuan Rumah di Muara Gembong Bekasi Terendam Banjir

Megapolitan
27 hari lalu

Waspada! Ini Daftar Wilayah Pesisir Jakarta Berpotensi Dilanda Banjir Rob hingga 20 Januari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal