Wanita Tewas Terikat Lakban di Cikarang, Polisi: Dibunuh Pakai Racun Tikus

Irfan Ma'ruf
Polisi menyebut wanita yang ditemukan tewas dilakban di Cikarang dibunuh pakai racun tikus. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Polisi menangkap pria berinisial AMW (35), pelaku pembunuhan terhadap wanita berinisial JS yang ditemukan tewas dalam kondisi terikat lakban di rumah kontrakan kawasan Cikarang, Bekasi. Tersangka membunuh korban dengan diracun menggunakan racun tikus.

“Pelaku melakukan perencanaan aksinya dengan terlebih dahulu membeli racun tikus yaitu di salah satu toko burung yang ada di dekat tempat kejadian,” ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Samian kepada wartawan, Rabu (13/12/2023).

Samian menuturkan, semula pelaku yang tinggal bersama di kontrakan selama seminggu sebelumnya sudah memiliki racun tikus. Tersangka kemudian membeli nasi bungkus dan es teh. 

“Pada saat korban ke belakang atau cuci tangan, di situlah pelaku mulai mencampurkan bubuk racun baik ke makanan dan juga minuman,” katanya.

Samian menyampaikan korban menyantap makanan yang dibeli pelaku. 15 menit kemudian, korban mulai merasa pusing dan tidak sadarkan diri.

“Setelah kondisi korban pusing tidak sadarkan diri, bahkan untuk memastikan bahwasanya korban telah meninggal dunia, maka dilakbanlah mulut atau pun hidung dan juga mengikat kaki korban,” kata Samian.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Buletin
7 hari lalu

Menantu Ingin Menguasai Harta Mertua, Dalangi Habisi Lansia di Pekanbaru

Health
10 hari lalu

Memasuki Usia 30 Tahun, Ini Perlu Diperhatikan Wanita agar Kulit Tak Cepat Keriput

Internasional
13 hari lalu

Posting Kode '8647', Mantan Bos FBI James Comey Didakwa Ancam Bunuh Trump

Nasional
14 hari lalu

Dalang Pembunuhan Kacab Bank Tolak Bersaksi di Pengadilan Militer

Internasional
20 hari lalu

Pria Mengamuk jelang Sidang Cerai, Tembak Mati 8 Orang termasuk 7 Anak Kandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal