Pengemudi mobil pelat dinas TNI itu juga terdengar memaki pengemudi mobil ber-dashcam. Keduanya pun terlibat cekcok hingga pengemudi mobil berpelat dinas TNI itu disebut melakukan pemukulan.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Hariyanto mengatakan pihaknya sedang menelusuri peristiwa tersebut.
“Tentang berita viral tersebut dan saat ini TNI sedang melakukan penelusuran untuk memastikan fakta yang terjadi,” kata Hariyanto kepada wartawan, Kamis (23/1/2025).
Dia menegaskan TNI akan memberi sanksi jika anggotanya terbukti melakukan kesalahan. Dia meminta semua pihak untuk bersabar menunggu hasil penelusuran resmi dari TNI.
"TNI memiliki komitmen dalam menjaga profesionalisme dan integritas setiap anggotanya. Apabila nanti ditemukan adanya pelanggaran, kami tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku," jelas dia.