Bahkan, mereka mengaku kerap dianiaya bila tak mau menuruti untuk mencuri yang uangnya disetorkan kepada remaja yang menyuruhnya yang disebutnya memiliki tato bintang di bagian pelipis.
Sementara itu, terkait kondisi rambut ketiga bocah tersebut yang potongannya aneh, Arsya menyebut itu mereka sendiri yang memotongnya.
Koordinator Petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Sudinsos Jakarta Barat, Amirullah mengatakan, saat ini dua dari ketiga bocah tersebut telah diambil oleh pihak keluarganya ke rumahnya di Kemayoran, Jakarta Pusat.
Keduanya yakni Riki (9) dan adiknya Nabilla (4). Mereka diperbolehkan pulang setelah orangtuanya membuat surat pernyataan untuk tak kembali menelantarkan anaknya.
"Sedangkan untuk RR (10) rencananya akan dibawa ke panti sosial anak karena yang bersangkutan telah yatim piatu," kata Amirullah.