Sementara itu, kata dia, kendaraan yang mengarah ke Blok M masih bisa melintas di lokasi meski terjadi penyempitan jalan. Polisi belum melakukan pengalihan arus secara penuh karena satu lajur masih dapat digunakan kendaraan.
"Iya masih bisa, cuma memang penyempitan yang tadinya dua lajur menjadi satu lajur," katanya.
Mujiyanto mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Tendean dan mencari jalur alternatif guna mengurangi kepadatan lalu lintas. Informasi terkait kondisi lalu lintas akan disampaikan melalui media sosial dan kanal informasi kepolisian.
"Intinya kalau pengalihan itu tetap dialirkan. Nanti di medsos maupun ini diimbau menghindari Tendean, cari alternatif," ujarnya.
Terkait penyebab pasti insiden tersebut, polisi masih melakukan pendalaman. Menurut Mujiyanto, truk sebelumnya sempat melewati sejumlah JPO lain tanpa kendala sebelum akhirnya tersangkut di JPO Tendean.
"Kronologi pastinya karena yang JPO sebelumnya nggak nyangkut, terus mungkin out of control nyangkut di atas. Kita belum tahu ukuran ketinggiannya," kata dia.