Tradisi Unik Malam Takbiran Warga Sukamulya, Ramaikan dengan Kesenian Rampak Bedug

Nandha Aprilianti
Tradisi kesenian Rampak Bedug yang dilakukan warga Kampung Merak, Desa Merak Sukamulya, Kabupaten Tangerang saat malam takbiran. (Foto: MPI/Nandha Aprilianti)

Terkait alat musiknya, Rampak Bedug merupakan kesenian dengan menggunakan alat bedug dan juga menampilkan penyanyi yang disebut sebagai sinden. 

“Untuk pemain bedugnya ada 8 orang rata-rata remaja, tapi kami campur (usia) juga. Untuk penyanyi atau sinden kami sebutnya itu biasanya paling banyak 3 orang, perempuan,” ucapnya. 

Menurutnya, mereka akan terus menabuh bedug sejak malam hingga fajar datang. 

“Biasanya sampai subuh aja, karena kan nanti dilanjuti untuk salat Idul Fitri,” ujar Abah Ecan.

Dia menuturkan dengan terus melakukan hal seperti ini sekaligus mempromosikan kesenian daerah. Diketahui, Rampak Bedug merupakan kesenian asal Pandelang yang biasanya dilakukan dalam acara penyambutan atau acara Islami.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pembunuhan Pedagang Cilok di Tangerang, 2 Pelaku Ditangkap Ayah dan Anak

57 tahun lalu

Cekcok saat Main Voli, Sekuriti di Kelapa Dua Tangerang Tega Tusuk Rekan hingga Kritis

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Peredaran Etomidate di Tangerang, Pemuda 19 Tahun Ditangkap

57 tahun lalu

Terkuak, Anak Bunuh Ibu Tiri gegara Tak Dipinjami HP di Tangerang Positif Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal