“Motif dari tersangka untuk melakukan peneroran atau pun tindak pidana ini adalah tersangka merasa kecewa karena memang yang bersangkutan sempat berpacaran, yaitu Saudara H dan Saudari Kamila ini sempat berpacaran di tahun 2022. Kemudian sempat juga keluarga besar dari Saudara H melamar tapi ditolak,” ungkapnya.
Made menuturkan, pelaku kerap memberikan ancaman dan teror ke mantan kekasihnya tersebut. Pelaku juga nekat meneror K sampai ke kampusnya.
“Karena memang Saudara H sudah sering melakukan teror kepada atau pun pengancaman bukan hanya ke yang bersangkutan (K). Tapi sampai juga kita mendapatkan bukti bahwa meneror ke kampus tempat K berkuliah,” kata dia.
“Kemudian banyak juga order fiktif atau pun makanan fiktif yang dikirimkan ke rumahnya, padahal yang bersangkutan atau pun keluarganya tidak ada memesan,” lanjut dia.
Puncaknya, kata dia, pelaku menebar teror bom ke 10 sekolah di Depok dengan mencatut nama mantan kekasihnya itu.