Mengetahui laptop dan tabletnya hilang, adik Sahara kemudian melacak keberadaan TNI gadungan itu melalui GPS dari tablet yang dibawa pelaku. "Waktu itu kita pergokin dia itu di daerah Jatiwaringin, Bekasi lagi mau transaksi menjual tablet," kata.
Saat kepergok hendak menjual tablet di sebuah gerai penjualan alat elektronik, Gery yang mengaku sebagai anggoota TNI AD menghindar dan langsung tancap gas menggunakan sebuah sepeda motor.
"Sama temen adik saya dikejar dan diteriaki maling. Tabletnya udah ketemu lagi tapi laptop masih ada sama dia," tuturnya.
Atas kejadian tersebut, Sahara melaporkan perbuatan Gery kepada polisi. Namun laporan korban hingga saat ini tak kunjung mendapat respons.