Tersangka Perempuan yang Sarankan Jasad Iin Puspita Disimpan di Lemari

Felldy Aslya Utama
Polres Metro Jakarta Selatan menggelar rekonstruksi pembunuhan terhadap Ciktuti Iin Puspita (22), yang mayatnya ditemukan lemari kamar kos di Mampang Prapatan. (Foto: iNews.id/Feldy Utama)

JAKARTA, iNews.id – Polres Metro Jakarta Selatan menggelar rekonstruksi pembunuhan terhadap Ciktuti Iin Puspita (22), yang mayatnya ditemukan lemari kamar kos di Mampang Prapatan. Ada 13 adegan yang diperagakan pelaku Yustian dan Nisa Regina mulai dari menganiaya hingga menyimpan mayat korban ke dalam lemari.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar mengatakan, pembunuhan terjadi saat kedua tersangka datang ke kos korban. Selanjutnya terjadi percekcokan antara pelaku dengan korban. Dari situ, berlanjut pada aksi pembunuhan yang dilakukan pelaku dengan cara memukul kepala korban pakai palu.

“Palu itu memang sudah ada di situ, kadang dipakai korban untuk pasang apa-apa di tembok bangunan, begitu juga pelaku. Nah, palu itu yang dipakai pelaku menganiaya korban hingga membuatnya meninggal,” kata Indra di lokasi, Jumat (23/11/2018).

Pelaku Yustian memukul kepala bagian kanan atas korban hingga terjatuh. Setelah itu, pelaku menjerat leher korban dengan tali sweater untuk memastikan sudah meninggal dunia.

“Kita lihat dalam rekonstruksi, sementara ini tersangka perempuan tidak melakukan apa-apa, tapi justru ada saran dari yang bersangkutan untuk menyimpan mayat itu dalam lemari,” ujar Indra.


Kedua pelaku menyeret jenazah korban ke dalam lemari. Kemudian, pelaku membersihkan darah korban yang berceceran di lantai dengan kain.

“Keliatan dari tindakan yang mereka lakukan, mereka ingin menghilangkan jejak, seperti lantai dibersihkan pakai kain yang ada. Bahkan, baju juga dijadikan barang bukti,” ucap dia.

Saat ini proses reka ulang masih berlangsung. Kegiatan itu untuk mengetahui secara rinci detik-detik pelaku membunuh korban Iin Puspita.

“Nanti kelihatan urutan-urutannya di sana, sampai di sana, sampai korban meninggal dunia. Kemudian dimasukkan dalam lemari dan saat itu pula para pelaku ini melarikan diri,” kata Indra.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
Megapolitan
5 hari lalu

Polisi Ungkap Modus Pemalsu Duit di Bogor, Ngaku Jadi Dukun Pengganda Uang

Nasional
14 hari lalu

Brigadir Fajar Gugur usai Amankan Lebaran, Kapolri: Terima Kasih Darmabaktinya

Nasional
15 hari lalu

Kapolri Naikkan Pangkat Brigadir Fajar yang Gugur usai Amankan Lebaran

Megapolitan
15 hari lalu

Anggota Polda Metro Meninggal usai Amankan Lebaran, Sempat Sesak Napas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal