"Rutenya panjang, busnya baru dan khusus untuk itu, sehingga perlu biaya yang harus dikeluarkan dan juga di Terminal 1, 2, 3 tentunya juga bus parkir itu kan nggak gratis gitu ya, ada biaya-biaya yang harus ditanggung. Itulah yang sedang kami finalisasi, kami lakukan perhitungan," tuturnya.
Meski akan naik, Politisi PDIP ini meyakini Transjabodetabek tersebut masih akan menjadi pilihan utama masyarakat. Pramono menjelaskan, tarif pada kisaran Rp10.000-Rp15.000 merupakan pilihan yang lebih murah jika dibandingkan menggunakan layanan Damri atau layanan taksi online.
"Kalau katakanlah ini bisa Rp15.000 saja dibandingkan Damri yang Rp80.000 maupun taksi yang Rp200.000 lebih ataupun melalui Gocar yang rata-rata di atas Rp125.000, saya yakin pasti ini akan menjadi favorit alternatif orang untuk menggunakan Transjabodetabek," kata dia.