Sopir Taksi yang Terlibat Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Ternyata Baru Kerja 2 Hari

Riyan Rizki Roshali
Taksi listrik Green SM mogok di perlintasan keretadan menyebabkan kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. (Foto: iNews.id/Aldhi Chandra)

JAKARTA, iNews.id - Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertabrak KRL di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam, baru bekerja dua hari.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, hal ini diketahui penyidik usai meminta keterangan dari RRP.

“Dari hasil keterangan supir taksi yang sudah dimintai keterangan bahwa yang bersangkutan baru bekerja itu semenjak tanggal 25 April 2026,” ucap Budi kepada wartawan, Kamis (30/4/2026).

Budi menambahkan, RRP juga mengaku baru menjalankan pelatihan selama satu hari. Pelatihan itu, kata dia, berkaitan dengan pengenalan dasar mengenai taksi listrik yang akan ia kendarai. 

“Tentang bagaimana mengendarai, cara menghidupkan kendaraan tersebut, ini baru pengenalan dasar itu dilakukan satu hari. Bagaimana menyalakan, mematikan mobil serta cara lampu sein, parkir dan lain-lain. Ini terjadi, ini masih didalami oleh teman-teman penyidik,” tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Megapolitan
4 jam lalu

Polisi Naikkan Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur ke Penyidikan, Siapa Tersangka?

Nasional
10 jam lalu

KAI Pulihkan Perjalanan Kereta Jarak Jauh Hari Ini usai Kecelakaan di Bekasi Timur

Megapolitan
13 jam lalu

Buntut Kecelakaan Kereta, Wali Kota Bekasi Tempatkan Petugas Dishub di Pelintasan Sebidang

Jatim
14 jam lalu

Truk Ringsek Ditabrak KA Doho, KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Disiplin di Pelintasan Kereta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal