Sikat Preman, Polisi Tangkap 2 Pak Ogah yang Kerap Palak Pengendara di Jakpus

Ari Sandita Murti
Ilustrasi penangkapan (foto: Pixabay)

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya menggelar operasi antipremanisme di Jakarta dan sekitarnya. Operasi ini menyikapi aduan masyarakat yang tidak nyaman dengan kiprah preman atau oknum yang mengatasnamakan ormas.

Bahkan, Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto menyebut ada tokoh tertentu yang membuat masyarakat tidak nyaman.

"Ini sebagai reaksi yang sangat cepat pemerintah, menyikapi beberapa waktu yang lalu ya beredar seorang tokoh yang menurut netizen dan warga pun mengganggu kenyamanan," kata Karyoto di Jakarta, Jumat (9/5/2025).

Karyoto mengakui, ormas tidak dilarang di Indonesia sebab diatur dalam undang-undang. Namun, dia tidak menampik ada individu-individu yang memanfaatkan nama ormas untuk mengganggu ketertiban umum dengan melakukan aksi premanisme.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PDIP Kritik Diskusi di UGM Hanya Tampilkan Pejabat Pemerintah: Mahasiswa Harus Jadi Narasumber

57 tahun lalu

Ahmad Alimuddin Sebut Anggaran MBG Hasil Efisiensi yang Dilakukan Negara, Bukan Motong Dana Pendidikan

57 tahun lalu

Ubedilah Badrun Ungkap Momen yang Membuatnya Terpanggil Ikut Demo Mahasiswa

57 tahun lalu

Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM Subsidi, Gerindra: Keputusan Berani Berpihak ke Rakyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal